"Puisi ini adalah puisi yang di tampilkan pada saat kegiatan Baksos HIMA PEND. SEJARAH FIS-H UNM di Desa Bonto Tanga Kabupaten Bantaeng. Ini merupakan karya dari salah satu mahasiswa pendidikan sejarah angkatan 2019 (RERA)".


      Kata-Nya

Oleh : Lailil Akbar Arsyad

Katanya merdeka

Nyatanya perang masih mengintai

Katanya damai

Nyatanya hujat menghujat jadi drama yang tak pernah usai

Katanya berbudaya

Nyatanya adab dan nilai moral runtuh tak ada

Katanya beragama

Nyatanya tuhan seolah tak mengintai laku dan tutur kata

Katanya kaya 

Nyatanya jarah menjarah jadi budaya 

Sangar merampas haknya

Katanya terdidik

Nyatanya laku tak mendidik malah saling membidik

Kemana yang merdeka 

Hingga kita tercabik dinegri sendiri

Mana damai itu 

Hanya menjadi pesan tak berkesan

Seruan sangar berjihad kini menjadi jualan

Sebab kita mengaku mengenal tuhan 

Tapi tak pernah meraba diri

Yang mampu tak lagi berlaku mampu

Sebab seharusnya berbagi malah dia menjadi pembagi 

Yang berilmu menjadi dangkal 

Hanya sebatas ijazah tanpa harga diri

Lalu malu beranjak merangkak 

Disisi reruntuhan bernama ahlak

Mungkin karna kita lupa

Bahwa segalanya 

Karna diri-Nya oleh-Nya

Tanpa kata


                                                                                                Bontotangnga, 2 Agustus 2021

Komentar

Postingan populer dari blog ini

SATGAS GAGAL, MAHASISWA TERABAIKAN!

Mengenal Sosok Andi Mappanyukki, Pahlawan Pejuang dari Tanah Sulawesi

ROAD TO BAKSOS, BAZAR SUKSES DI HADIRI 50+ LK SE KOTA MAKASAR