Andi Abdul Muis Tenridolong, tokoh pejuang Sulawesi Selatan.
Andi Abdul Muis Tenridolong merupakan salah satu tokoh pejuang Sulawesi Selatan, khususnya di daerah Barru dan Soppeng. Beliau adalah pemimpin dalam perjuangan membela dan mempertahankan proklamasi kemerdekaan Republik Indonesia di daerah Sulawesi Selatan. Peranan itu tidak hanya ditampakkan dalam perjuangan menggalang persatuan dan kesatuan menyongsong kemerdekaan, serta dalam mencari dukungan terhadap proklamasi kemerdekaan. Akan tetapi juga dalam pembentukan organisasi perjuangan kelaskaran Gerakan Pemuda Tanete (GPT). Wadah perjuangan ini cukup merepotkan Belanda dalam upaya memulihkan kembali pengaruh dan kedudukan kekuasaan pemerintahan kolonial di daerah ini.
Selain itu, yang paling menarik adalah dukungan dan sikap tegasnya berdiri di belakang Republik Indonesia atau sikap tegas Andi Abdul Muis dalam menolak kerja sama dengan NICA (Belanda) yang ingin kembali menegakkan kekuasaannya dan pemerintah kolonial Belanda di Indonesia, khususnya di daerah Sulawesi Selatan.
Fakta yang paling menarik dari keikhlasan Andi Abdul Muis dalam perjuangan menegakkan, membela dan mempertahankan kemerdekaan Republik Indonesia, adalah kerelaannya ditangkap dan dipenjarakan dengan berbagai penderitaan yang tak terkira beratnya dari pada hidup senang di atas penderitaan rakyat. Beliau rela dipecat dari jabatan dan kedudukannya sebagai Sullewatang dan Kepala Pemerintahan Tanete serta Ketua KNI Tanete ketimbang menjadi pengkhianat. Bahkan rela mengorbankan jiwanya demi membela martabat dan kehormatan bangsa dan tanah airnya.
Sikap dan mental yang bagaikan batu karang itulah yang mendasari sehingga Andi Abdul Muis di tembak mati oleh serdadu Belanda pada tanggal 3 Februari 1947. Atas jasa-jasanya beliau merima Surat Tanda Jasa Pahlawan No. 36897 tanggal 10 November 1958 dari Presiden Soekarno.
https://www.koleksilokal.com/2023/03/andi-abdul-muis-tenridolong-patriot.html?m=1

Komentar
Posting Komentar