HMPS Pend. Sejarah FIS-H UNM melaksanakan Kunjungan Situs di Makam Arung Palakka dan Sultan Hasanuddin
Hari ini, HMPS Pend. Sejarah melaksanakan Kunjungan situs dua makam bersejarah bersama Angakatan 2023 ( AUFKLARUNG) pada hari Sabtu , 08 Juni 2024. Kegiatan ini keberlanjutan dari seminar nasional yang diadakan oleh HMPS Pend. Sejarah FIS-H UNM berkolaborasi dengan Mitologi Bumi Sulawesi dengan tema “ Mengungkap Tabir di Balik Perang Makassar” yang penuh dengan kisah kepahlawanan dan perjuangan.
**Makam Arung Palakka**
Arung Palakka, seorang pahlawan Bugis yang dikenal atas perannya dalam pembebasan rakyat Bugis dari penjajahan. Makamnya terletak di wilayah Bone, Sulawesi Selatan. Suasana di sekitar makam ini begitu tenang dan sakral, seakan menyimpan cerita-cerita heroik yang abadi dalam setiap sudutnya. Melangkah masuk ke area makam, kita seakan diajak untuk merenung tentang semangat juang dan kebesaran jiwa seorang Arung Palakka dalam menghadapi berbagai tantangan di masanya.
**Makam Sultan Hasanuddin**
Selanjutnya, kami mengunjungi Makam Sultan Hasanuddin, yang terletak di kawasan Sungguminasa, Gowa. Sultan Hasanuddin adalah Raja Gowa yang terkenal dengan keberaniannya melawan VOC pada abad ke-17. Makam ini tidak hanya menjadi tempat peristirahatan terakhir sang pahlawan, tetapi juga menjadi simbol perlawanan dan keteguhan hati rakyat Makassar. Di sekitar makam, terdapat berbagai artefak sejarah yang memberikan gambaran lebih jelas tentang masa kejayaan Kerajaan Gowa-Tallo.
Kedua situs ini mengingatkan kita akan pentingnya menjaga dan menghormati warisan sejarah. Mereka adalah bukti nyata perjuangan dan pengorbanan para pahlawan kita untuk meraih kemerdekaan dan keadilan. Bagi Anda yang ingin merasakan langsung jejak langkah para pahlawan, kedua makam ini adalah destinasi yang sangat direkomendasikan untuk dikunjungi.
Andi aso tenritatta ketua umum HMPS Pend Sejarah FIS-H UNM menyampaikan bahwa salah satu tujuan kegiatan ini adalah untuk mengajak mahasiswa Sejarah untuk bersama sama belajar sejarah langsung ke situs terkait supaya tidak selalu merasa terkurung dalam ruang kelas . "Ini akan memotivasi mahasiswa dalam belajar sejarah" pungkasnya.
Mari kita jaga dan lestarikan peninggalan sejarah kita. Setiap langkah di situs bersejarah ini, adalah langkah untuk mengenang dan menghormati perjuangan mereka yang telah mendahului kita.

Komentar
Posting Komentar